Solok Nan Indah
Senin, 30 Mei 2011
POTENSI KABUPATEN SOLOK DALAM SEKTOR PERTANIAN
........Solok Nan Indah . . . Rasanya tidak ada masyarakat Sumatera Barat yang tidak mengetahui hal ini, karena secara fakta, Kabupaten Solok benar-benar memiliki pesona keindahan yang tiada duanya di Sumatera Barat khususnya. Kabupaten Solok memiliki 5 Danau (Danau Singkarak, Danau Tuo, Danau Talang dan Danau di Bawah serta Danau di Ateh). Kabupaten Solok juga memiliki pesona kebun teh, pesona gunung api, arum jeram dan banyak pesona-pesona alam lainnya.
........Seiring dengan hal diatas, Kabupaten Solok merupakan daerah pertanian yang sangat subur. Siapa yang tidak kenal dengan bareh Solok. Beras Kabupaten Solok yang merambah keberbagai Propinsi di Pulau Sumatera. Belum lagi Alahan Panjang dan beberapa nagari disekitarnya, memproduksi ribuan ton sayur setiap tahunnya dan mensuplai kebutuhan masyarakat hingga kenegara tetangga seperti Malaysia dan Singapura.
........Sungguh sebuah prestasi yang membanggakan. Namun demikian sebagai daerah produktif yang berkembang, Kabupaten Solok masih tetap membutuhkan sentuhan dari para investor dalam membangun sektor pertanian, terutama sekali dibidang industri hilir dan industri perkebunannya. Berikut beberapa potensi usaha dibidang pertanian yang masih menunggu sentuhan dari investor
........Sungguh sebuah prestasi yang membanggakan. Namun demikian sebagai daerah produktif yang berkembang, Kabupaten Solok masih tetap membutuhkan sentuhan dari para investor dalam membangun sektor pertanian, terutama sekali dibidang industri hilir dan industri perkebunannya. Berikut beberapa potensi usaha dibidang pertanian yang masih menunggu sentuhan dari investor
BERAS DAN INDUSTI HILIRNYA
Kabupaten Solok terkenal dengan Kabupaten penghasil beras berkualitas. Bisa dikata Kabupaten Solok setiap tahunnya Swasembada Beras dengan produksi pertahun rata-rata 274.045 ton GKG dengan produktifitas 4,7 ton perhektar. Produksi yang sedemikian besar masih dijual dalam bentuk primer (beras) sehingga belum memiliki nilai tambah yang lebih baik. Dengan produksi yang surplus ini idealnya juga diikuti dengan berkembangnnya industri hilir seperti: industri tepung, industri makanan kecil dan berbagai jenis industri lainnya. Disinilah peluang terbuka bagi para investor yang ingin berinvestasi di Kabupaten Solok khususnya disektor komoditi beras
Kabupaten Solok terkenal dengan Kabupaten penghasil beras berkualitas. Bisa dikata Kabupaten Solok setiap tahunnya Swasembada Beras dengan produksi pertahun rata-rata 274.045 ton GKG dengan produktifitas 4,7 ton perhektar. Produksi yang sedemikian besar masih dijual dalam bentuk primer (beras) sehingga belum memiliki nilai tambah yang lebih baik. Dengan produksi yang surplus ini idealnya juga diikuti dengan berkembangnnya industri hilir seperti: industri tepung, industri makanan kecil dan berbagai jenis industri lainnya. Disinilah peluang terbuka bagi para investor yang ingin berinvestasi di Kabupaten Solok khususnya disektor komoditi beras
KEBUN TEH
Sebagai daerah yang sebagiannya berada didataran tinggi Kabupaten Solok memiliki potensi pengembangan perkebunan teh. Saat ini di Kabupaten Solok baru terdapat satu perkebunan teh dibawah pengelolaan PT. Perkebunan Nusantara VI Gunung Talang dengan tehnya yang dikenal dengan teh Kayu Aro. PT. Perkebunan Nusantara VI ini menggandeng banyak masyarakat yang memililki lahan sebagai plasmanya, sehingga dari segi produksi PT. PN VI cukup menggembirakan.
Melihat potensi pasar teh saat ini dimana masyarakat dunia mulai menyukai teh organik, maka Kabupaten Solok masih sangat terbuka didalam peluang pengembanngan komoditi ini. Ribuan hektar area yang sesuai dengan iklim perkebunan teh, masih menunggu inverstor yang berminat. Lokasi area ini meliputi: Kecamatan Lembah Gumanti, Kec. Danau Kembar dan Kec. Lembang Jaya dan saat ini baru satu investor yang datang berinvestasi di teh organik ini yaitu : PT. SHGW BIOTEA INDONESIA yang bekerjasama dengan Lembaga Cerdas. Perusahaan ini rencananya akan memanfaatkan areal perkebunan seluas 150 Ha dan saat ini telah mulai mengerjakan areal seluas 98 Ha, dengan nilai investasi lebih dari US $3000,- termasuk pabrik
Sebagai daerah yang sebagiannya berada didataran tinggi Kabupaten Solok memiliki potensi pengembangan perkebunan teh. Saat ini di Kabupaten Solok baru terdapat satu perkebunan teh dibawah pengelolaan PT. Perkebunan Nusantara VI Gunung Talang dengan tehnya yang dikenal dengan teh Kayu Aro. PT. Perkebunan Nusantara VI ini menggandeng banyak masyarakat yang memililki lahan sebagai plasmanya, sehingga dari segi produksi PT. PN VI cukup menggembirakan.
Melihat potensi pasar teh saat ini dimana masyarakat dunia mulai menyukai teh organik, maka Kabupaten Solok masih sangat terbuka didalam peluang pengembanngan komoditi ini. Ribuan hektar area yang sesuai dengan iklim perkebunan teh, masih menunggu inverstor yang berminat. Lokasi area ini meliputi: Kecamatan Lembah Gumanti, Kec. Danau Kembar dan Kec. Lembang Jaya dan saat ini baru satu investor yang datang berinvestasi di teh organik ini yaitu : PT. SHGW BIOTEA INDONESIA yang bekerjasama dengan Lembaga Cerdas. Perusahaan ini rencananya akan memanfaatkan areal perkebunan seluas 150 Ha dan saat ini telah mulai mengerjakan areal seluas 98 Ha, dengan nilai investasi lebih dari US $3000,- termasuk pabrik
MARKISA
Markisa merupakan tanaman khas Kabupaten Solok, mengingat tanaman ini tidak berkembang di Kabupaten/Kota lainnya di Sumatera Barat. Markisa merupakan komoditi buah segar yang dapat di komsumsi secara langsung ataupun paska olahan. Potensi lahan untuk perkembangan tanaman markisa ini di Kabupaten Solok cukup luas mencapai ... ha. Hasil produksinya (buah markisa) saat ini baru dijual dalam bentuk buah segar dengan pasar sampai ke Pulau Jawa. Rata-rata pertahun Kabupaten Solok mampu memproduksi ... ton buah markisa segar, namun dari tahun ketahun trend produksinya cenderung menurun. Hal ini disebabkan oleh rendahnya nilai jual dibanding dengan biaya produksi. Untuk itu perlu dilakukan langkah inovatif dalam bentuk membuka alternatif baru dalam pemasaran buah markisa ini. Salah satunya dengan mengalihkan pola menjual buah segar menjadi menjual hasil olahan buah markisa dalam bentuk sirup ataupun minuman segar. Untuk itu Pemerintah Kab. Solok sangat mengharapkan adanya investor yang tertarik untuk membuka pabrik industri olahan buah markisa.
Markisa merupakan tanaman khas Kabupaten Solok, mengingat tanaman ini tidak berkembang di Kabupaten/Kota lainnya di Sumatera Barat. Markisa merupakan komoditi buah segar yang dapat di komsumsi secara langsung ataupun paska olahan. Potensi lahan untuk perkembangan tanaman markisa ini di Kabupaten Solok cukup luas mencapai ... ha. Hasil produksinya (buah markisa) saat ini baru dijual dalam bentuk buah segar dengan pasar sampai ke Pulau Jawa. Rata-rata pertahun Kabupaten Solok mampu memproduksi ... ton buah markisa segar, namun dari tahun ketahun trend produksinya cenderung menurun. Hal ini disebabkan oleh rendahnya nilai jual dibanding dengan biaya produksi. Untuk itu perlu dilakukan langkah inovatif dalam bentuk membuka alternatif baru dalam pemasaran buah markisa ini. Salah satunya dengan mengalihkan pola menjual buah segar menjadi menjual hasil olahan buah markisa dalam bentuk sirup ataupun minuman segar. Untuk itu Pemerintah Kab. Solok sangat mengharapkan adanya investor yang tertarik untuk membuka pabrik industri olahan buah markisa.
COKLAT
Coklat merupakan salah satu hasil pertanian Kabupaten Solok.
Coklat merupakan salah satu hasil pertanian Kabupaten Solok.
sumber : www.bappeda-kabsolok.com
POTENSI DAN PELUANG INVESTASI SEKTOR PERTAMBANGAN
Kabupaten Solok mempunyai potensi bahan tambang galian yang cukup beragam dan menjanjikan bagi para investor untuk berinvestasi. Potensi bahan tambang galian ini tersebar di berbagai daerah di Kabupaten Solok. Bijih Bese (Fe) Lokasi : ► Nagari Lolo, Kec. Pantai Cermin Fe Total 48-67%, Fe2O3 65-93%, TiO2 0,01-0,13%, SiO2 1,0-17,5%, Bj 3,5-4,8% ► Nagari Aie Dingin, Kec. Lembah Gumanti Fe Total 35-65%, Fe2O3 59-94%, TiO2 0,9-1,1% SiO2 0,3-5,6%, Al2O3 0,2-1,6%, Zn 1,94-609 ppm ► Nagari Batang Barus, Kec. Gunung Talang Fe Total 40-64%, Fe2O3 60-93%, TiO2 0,68-1.02% SiO2 2,70-10,10%, Al2O3 0,32-3,63%, Zn 79-926 ppm ► Nagari Pianggu, Kec. IX Koto Sungai Lasi Fe Total 63,4%, Bj 4,3 ► Nagari Sumiso, Kec. Tigo Lurah Fe Total 61,3-67,4%, Fe2O3 87,6-96,4%, TiO2 0,85- 3,02%, SiO2 2,15-6,12%, Al2O3 0,12-2,34% ► Nagari Supayang, Kec. Payung Sekaki ------------------------------------------------------------------------ BATU GAMPING (CaCO3) Lokasi : ► Bukit Ganting Nagari Gantung Ciri Bukit Gadang, Kp. Baru Simpang Rumbio Kec. Kubung ► Bukit Patung, Bukit Ranggang, dan Bukit Karang Putih, Batu Balenang Kec. Payung Sekaki ► Bukit Gegawang, Subarang, Koto Baru Kec. Junjung Sirih CaO 52,34 ; MgO 1,82 ; Fe2O3 1,90 ; SiO 0,25 ► Bukit Kapalo Hilalang Nagari Paninggahan, Kec. Junjung Sirih ► Nagari Sulit Air, Kec. X Koto Diatas ► Nagari Surian, Kec. Pantai Cermin ------------------------------------------------------------------------ SIRTUKIL Lokasi : ► Nagari Aie Dingin, Kec. Lembah Gumanti Hasil Pelapukan Batu Gamping ► Nagari Paninggahan, Kec. Junjung Sirih Hasil Pelapukan Batu Gamping ► Bukit Subang, Lubuk Selasih Nagari Batang Barus Kec. Gunung Talang -------------------------------------------------------------------------------------- ANDESIT Lokasi : ► Lurah Gadang, Talang Babungo, Kec. Hiliran Gumanti Tersebar dalam bentuk boulder-boulder ► Jorong Ulu Pisau Hilang, Ladang Padi, Kayu Manang Nagari Surian, Kec. Pantai Cermin (Boulder) ► Nagari Simpang Tanjung Nan IV dan Kampung Dalam Kec. Danau Kembar Berupa boulder-boulder dan lava andesit ► Jorong Kayu Jao Nagari Batang Barus, Kec. Gunung Talang -------------------------------------------------------------------------------------- BATU SETENGAH PERMATA Lokasi : ► Gunung Intan Nagari Surian, Kec. Pantai Cermin Kristal Kuarsa yang berwarna Bening sampai Ungu Berada dalam kawasan Hutan Lindung ► Supayang, Rangkiang Luluih Kec. Payung Sekaki Berwarna ungu muda-tua, putih susu, kristal sempurna dengan ukuran beberapa milimeter, sangat keras, kompak ► Jorong Madang Nagari Aia Batumbuak Kec. Gunung Talang Umumnya dijumpai dalam bentuk kristal yang kurang sempurna dan kurang berkembang, berwarna putih susu-putih kecoklatan ► Koto Baru, Aie Abu, Cubadak Nagari Aie Dingin Kec. Lembah Gumanti Kenampakan fisik berwarna coklat tua kehitaman, bentuk kristalnya kecil, dikenal Garnet ------------------------------------------------------------------------------------- PASIR KUARSA (SiO²) Lokasi : ► Sawah Jantan Nagari Taruang-Taruang Kec. IX Koto Sungai Lasi Hasil pelapukan granit SiO2 74,41 ; Al2O3 14,53 ; Fe2O3 1,52 ; CaO 0,35 ; MgO 0,13 H2O 0,31 ► Kulemban Nagari Surian Kec. Pantai Cermin SiO2 99,26 ; Al2O3 0,47 ; Fe2O3 0,45 ; CaO 0,13 ; MgO 0,00 H²O 0,09 ------------------------------------------------------------------------------------- MARMER Lokasi : ► Nagari Lolo Kec. Pantai Cermin ► Batu Takudo, Balai Balai Nagari Kuncir Kec. X Koto Diatas ► Bukit Sibunbun Betina, Timbulun, Linawan Kec. X Koto Diatas ► Nagari Labuah Panjang Kec. X Koto Diatas ------------------------------------------------------------------------ KALSIT Lokasi : ► Bukit Gadang, Aie Janiah, Nagari Lolo Kec. Pantai Cermin ► Bukit Garagai, Lipek Pageh Nagari Sungai Nanam, Kec. Lembah Gumanti EMAS (Au) Lokasi : ► Nagari Siaro-Aro, Kec. IX Koto Sungai Lasi Emas alluvial di aliran Sungai Batang Laweh ditambang oleh masyarakat dengan menggunakan pompa dompeng. ► Nagari Simanau, Kec. Tigo Lurah Emas alluvial di aliran Sungai Batang Palangki ditambang oleh masyarakat dengan menggunakan pompa dompeng. ► Nagari Kipek, Kec. Payung Sekaki Emas alluvial di aliran Sungai Batang Palangki ditambang oleh masyarakat dengan menggunakan pompa dompeng. ► Kayu Jao Nagari Batang Barus, Kec. Gunung Talang Emas primer hanya saja sebagian besar merupakan kawasan Hutan Lindung, ditambang secara manual dan diolah dengan menggunakan gelondong oleh masyarakat. ► Nagari Sariak Alahan Tigo, Kec. Hiliran Gumanti Merupakan emas primer, ditambang secara manual dan diolah dengan menggunakan gelondong oleh masyarakat. ----------------------------------------------------------------------------- OBSIDIAN Lokasi : ► Bukit Ubun-Ubun, Ujung Ladang Nagari Saniang Baka Kec. X Koto Singkarak SiO2 75,50-76,90, Al2O3 12,6-13,30 Ekspansi pada suhu 500˚C > 12 < 22 kali ► Lembah Burai Indah, Padang Belimbing Nagari Koto Sani Kec. X Koto Diatas ----------------------------------------------------------------------------- SERPENTIN Lokasi : ► Bukit Yuyuing, Bukit Sepakat, Bukit Kuduk Jawi Nagari Alahan Panjang Kec. Lembah Gumanti ► Bukit Cinangkik, Lipek Pageh Nagari Sungai Nanam Kec. Lembah Gumanti ----------------------------------------------------------------------------- BATUBARA (C) Lokasi : ► Nagari Sulit Air, Kec. X Koto Diatas ► Nagari Pasilihan, Kec. X Koto Diatas Ketebalan singkapan 75-90cm, Ash Content 3,67-3,92 Total Sulfur 0,28-1,33, Air Dry Loss 1,24-1,35 Total Moisture 5,22-8,62, Fixed Carbon 44,77-44,99 Kalori 5.400-5.800 ► Nagari Talang Babungo, Kec. Lembah Gumanti Ketebalan Batubara 20-60cm, Ash Content 12,79-21,24 Total Sulfur 1,28-1,47, Total Moisture 20,72-21,29 Volatil Matter 41,45-45,93, Fixed Carbon 44,77-44,99 Kalori 5.146-5.821 ► Nagari Air Luo Kec. Payung Sekaki ► Jorong Rawang Nagari Sulit Air, Kec. X Koto Diatas ----------------------------------------------------------------------------- TEMBAGA (Cu) Lokasi : ► Timbulun, Kec. X Koto Diatas Cu=12% ► Lubuk Selasih Nagari Batang Barus, Kec. Gunung Talang Mineral ikutan mineralisasi emas, Cu = 0,90-1,3% ► Nagari Surian Kec. Pantai Cermin ► Paninggahan, Kec. X Koto Diatas ► Siberambang, Kec. X Koto Diatas ► Tanjung Balik, Kec. Payung Sekaki ----------------------------------------------------------------------------- BELERANG (S) Lokasi : ► Gabua Gadang Ateh, Gabua Gadang Bawah, Bukit Sileh Kec. Lembang Jaya ► Gabuo Baru, Rawang, Nagari Batang Barus Kec. Gunung Talang ----------------------------------------------------------------------------- PERLIT Lokasi : ► Bukit Ubun-Ubun, Ujung Ladang Nagari Saning Bakar Kec. X Koto Singkarak ► Lembah Burai Indah, Padang Belimbing Nagari Koto Sani Kec. X Koto Diatas ► Kasiek, Tanam Batu, Sariak Bawah Nagari Sariak Alahan Tigo Kec. Hiliran Gumanti ► Bukit Tunggak, Linaun Nagari Sulit Air, Kec. X Koto Diatas Kuarsa (12%), k-Felspar (10%), Biotit (5%), Hornblende (12%), Klorit (12%), Bijih (8%), Plagioklas (4%), Serisit (5%) ► Air Busuk Kec. Payung Sekaki ► Batu Kudo, Subarang Bancah Nagari Koto Laweh dan Guguk Dusi Nagari Guguk Sarai, Nagari Pianggu dan Nagari Taruang-Taruang Kec. IX Koto Sungai Lasi ► Kampung Taratak, Jorong Tambang Nagari Surian Kec. Pantai Cermin ► Air Busuak Nagari Rangkiang Luluih Kec. Payung Sekaki Kuarsa (12%), k-Felspar (30%), Biotit (8%), Hornblende (15%), Klorit (12%), Bijih (8%), Plagioklas (10%), Serisit (5%) Karbonat (3%) ----------------------------------------------------------------------------- TANAH LIAT Lokasi : ► Nagari Aripan Kec. X Koto Diatas Al2O3 26,63 ; Na2O 0,0099 ; MgO 0,32 ; CaO 0,96 ► Nagari Gaung Kec. Kubung ► Ladang Padi Nagari Surian Kec. Pantai Cermin ► Kampung Tangah, Kec. Junjung Sirih ► Alahan Panjang, Talang Timur dan Taratak Jarang Kec. Lembah Gumanti ► Saning Bakar, Kec. X Koto Singkarak ► Muara Panas, Kec. Bukit Sundi ► Nagari Simanau Kec. Tigo Lurah |
www.bappeda-kabsolok.com
POTENSI DAN PELUANG INVESTASI SEKTOR PARIWISATA
Kabupaten Solok merupakan salah satu daerah di Sumatera Barat yang memiliki beragam pesona. Baik itu pesona alamnya yang spesifik, budayanya yang unik hingga kepesona lokasinya yang tidak terlalu jauh dari pusat Ibukota Propinsi sehingga mengundang minat untuk berkunjung dan menikmatinya.
Dari sudut investasi, beragam pesona ini juga menunggu banyak sentuhan dari berbagai pihak. Solok saat ini relatif masih perawan, menunggu para kumbang untuk datang dan menyuntingnya. Pemerintah Kabupaten Solok akan menyambut kedatangan para peminat dengan serius dan penuh komitmen profesional. SELAMAT DATANG DI SOLOK NAN INDAH . . .
CONVENTION HALL
Convention Hall merupakan sebuah kawasan wisata seluas ± 10 Ha yang terletak persis di pinggir danau Diatas Kabupaten Solok. Kawasan ini sampai dengan sekarang dibawah pengelolaan Pemerintah Daerah Kabupaten Solok melalui Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan olahraga. Convention hall telah didukung dengan fasiltas yang cukukp memadai yakni :
Convention Hall merupakan sebuah kawasan wisata seluas ± 10 Ha yang terletak persis di pinggir danau Diatas Kabupaten Solok. Kawasan ini sampai dengan sekarang dibawah pengelolaan Pemerintah Daerah Kabupaten Solok melalui Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan olahraga. Convention hall telah didukung dengan fasiltas yang cukukp memadai yakni :
a. 2 (dua) villa, masing-masing tiga kamar ditambah ekstrabet
b. 2 (dua) cottage kayu, masing-masing satu kamar ditambah ektrabet
c. 5 (lima) cottage batu, masing-masing dua kamar
d. 1 (satu) café/restoran yang menyediakan berbagai jenis makanan dan minuman
e. Penginapan 6 (enam) kamar dengan dengan 2 (dua) tempat tidur, TV dan almari pakaian
f. 1 (satu) gedung pertemuan dengan kapasitas 1.500 kursi yang dapat digunakan untuk pertemuan, seminar, rapat-rapat, diklat serta untuk kenduri dengan orgen tunggal
g. 5 (lima) gajebo, tempat bersantai yang terletak di pinggir danau.
h. 1 (satu) mushala untuk sholat
i. Fasilitas bermain anak yang dilengkapi berupa seluncur mainan anak-anak sebagai tempat rekreasi bagi keluarga
c. 5 (lima) cottage batu, masing-masing dua kamar
d. 1 (satu) café/restoran yang menyediakan berbagai jenis makanan dan minuman
e. Penginapan 6 (enam) kamar dengan dengan 2 (dua) tempat tidur, TV dan almari pakaian
f. 1 (satu) gedung pertemuan dengan kapasitas 1.500 kursi yang dapat digunakan untuk pertemuan, seminar, rapat-rapat, diklat serta untuk kenduri dengan orgen tunggal
g. 5 (lima) gajebo, tempat bersantai yang terletak di pinggir danau.
h. 1 (satu) mushala untuk sholat
i. Fasilitas bermain anak yang dilengkapi berupa seluncur mainan anak-anak sebagai tempat rekreasi bagi keluarga
Pemerintah daerah membuka peluang dan kesempatan bagi investor untuk mengembangkan convention hall ini secara lebih profesional sehingga dapat menarik lebih banyak pengunjung. Untuk itu PEMDA memberikan kemudahan dalam :
• Penyediaan lahan
• Kemudahan dalam pengurusan perizinan
• Pengadaan even-even wisata berupa pegelaran kesenian
• Akses yang jalan memadai, yakni jalan lintas Kab.Solok ke Kabupaten Solok Selatan.
• Adanya kenyamanan dalam berinvestai
Peluang terbesar untuk dikembangkan :
• Pengadaan sarana wisata danau seperti jet ski , boat, dll
• Pusat out door training
• Pembangunan taman bermain anak – anak
• Pembangunan galery handy craft
• Pembangunan pusat sayur modern
• Penyediaan lahan
• Kemudahan dalam pengurusan perizinan
• Pengadaan even-even wisata berupa pegelaran kesenian
• Akses yang jalan memadai, yakni jalan lintas Kab.Solok ke Kabupaten Solok Selatan.
• Adanya kenyamanan dalam berinvestai
Peluang terbesar untuk dikembangkan :
• Pengadaan sarana wisata danau seperti jet ski , boat, dll
• Pusat out door training
• Pembangunan taman bermain anak – anak
• Pembangunan galery handy craft
• Pembangunan pusat sayur modern
VILLA
Penginapan berkelas dengan fasilitas yang dilengkapi jalan setapak untuk menikmati suasana pegunungunan dengan nuansa danau diatas
Penginapan berkelas dengan fasilitas yang dilengkapi jalan setapak untuk menikmati suasana pegunungunan dengan nuansa danau diatas
COTTAGE BATU
Hunian dengan nuansa danau yang dilengkapi garasi, jalan setapak dan fasilitas pendukung yang lengkap. Gazebo di sekitar Cottage Nikmati pemandangan danau dengan semilir angin gunung.
Hunian dengan nuansa danau yang dilengkapi garasi, jalan setapak dan fasilitas pendukung yang lengkap. Gazebo di sekitar Cottage Nikmati pemandangan danau dengan semilir angin gunung.
DERMAGA DANAU DIATAS
Dermaga ini terletak pada pinggir jalan raya Padang – Muara Labuh yang dapat dirtempuh selama 1,5 jam perjalanan darat dari kota Padang. Sepanjang liku jalan menuju danau dari Simpang Lubuk Selasih mata kita dimanjakan oleh hijaunya Kebun Teh dikiri kanan jalan. Liku jalan menjadi ciri khas perjalanan ke daerah ini.
Dalam mengembangkan Danau Diatas sebagai Daerah Tujuan Wisata Pemerintah membuka peluang bagi investor yang ingin menanamkan modalnya dan mengelola objek ini secara profesional. Untuk ini Pemda memberikan :
◙ Penyediaan lahan
◙ Kemudahan dalam perizinan
◙ Akses jalan memadai
◙ Kenyamanan berinv
◙ Penyediaan lahan
◙ Kemudahan dalam perizinan
◙ Akses jalan memadai
◙ Kenyamanan berinv
PEMBANGUNAN HOTEL DI IBUKOTA AROSUKA
Fasilitas Yang Disediakan Pemerintah Daerah
•Taman Hutan Kota Dekat dengan Lokasi Hotel
•Memfasilitasi penyediaan lahan
•Memberikan Kemudahan dalam perizinan
•Memberikan jaminan kenyamanan berinvestasi
Fasilitas Yang Disediakan Pemerintah Daerah
•Taman Hutan Kota Dekat dengan Lokasi Hotel
•Memfasilitasi penyediaan lahan
•Memberikan Kemudahan dalam perizinan
•Memberikan jaminan kenyamanan berinvestasi
Kota Arosuka sebagai Ibukota dari Kabupaten Solok hingga saat ini belum memiliki sebuah penginapan baik itu dalam bentuk Hotel, Losmen maupun cottage. Dengan alasan ini Pemerintah Kabupaten membuka diri bagi setiap investor yang berminat untuk berinvestasi di Arosuka khususnya dalam hal Pembangunan Hotel maupun Losmen.
Peluang investasi yang dikembangkan : Pembangunan restoran
Peluang investasi yang dikembangkan : Pembangunan restoran
PANORAMA PARALAYANG TANJUNG ALAI
Lokasi ini terletak di koto tingga kenagarian Tanjung Alai Kecamatan X Koto Singkarak dengan ketinggian ± 1000 m di atas permukaan laut dan ± 700 m dari permukaan Danau Singkarak.
Lokasi ini terletak di koto tingga kenagarian Tanjung Alai Kecamatan X Koto Singkarak dengan ketinggian ± 1000 m di atas permukaan laut dan ± 700 m dari permukaan Danau Singkarak.
Puncak tanjung alai merupakan lokasi yang cocok untuk paralayang. Dari puncak tanjung alai terlihat panorama Danau Singkarak dari ketinggian yang dipagari oleh bukit barisan
Fasilitas yang Diberikan Pemerintah Daerah
§ Penyediaan lahan seluas ± 5 Ha
§ Kemudahan dalam perizinan
§ Pengadaan even-even lomba paralayang
§ Akses jalan yang optimal
§ Penyediaan lahan seluas ± 5 Ha
§ Kemudahan dalam perizinan
§ Pengadaan even-even lomba paralayang
§ Akses jalan yang optimal
Peluang-peluang investasi
§ Pembangunan Restoran
§ Pembangunan Fasilitas olah raga paralayang
§ Pembangunan Tempat Bermain Anak-anak
§ Pembangunan outbound/out game
§ Pembangunan Restoran
§ Pembangunan Fasilitas olah raga paralayang
§ Pembangunan Tempat Bermain Anak-anak
§ Pembangunan outbound/out game
TAMAN HUTAN KOTA TERPADU
•Pemerintah Daerah kabupaten Solok sesuai dengan core Ibukota sebagai Kota Taman, telah menyiapkan sebuah master-plan Pembangunan Taman Hutan Kota di Arosuka Ibukota Kabupaten Solok. Taman Hutan Kota ini direncanakan dibangun di atas lahan seluas 17 Ha dengan dukungan lingkungan yang masih alami dan udara yang sejuk.
•Pemerintah Daerah kabupaten Solok sesuai dengan core Ibukota sebagai Kota Taman, telah menyiapkan sebuah master-plan Pembangunan Taman Hutan Kota di Arosuka Ibukota Kabupaten Solok. Taman Hutan Kota ini direncanakan dibangun di atas lahan seluas 17 Ha dengan dukungan lingkungan yang masih alami dan udara yang sejuk.
•Pengelolaan ini ditawarkan kepada investor untuk penyelesaian pembangunannya berikut pengelolaannya.
Dalam pengembangan dan pengeloaan Taman hutan kota terpadu ini, Pemerintah Daerah memberikan fasilitas bagi investor antara lain :
• Lahan seluas ..17 Ha
• Core-center Taman Hutan Kota (THKT)
• Gerbang Utama
• Gerbang Belakang
• Gedung Promosi Produk Unggulan Daerah
• Kemudahan dalam Perizinan
• Pensinergian Program Daerah dengan THKT
• Iklim Investasi yang kondusif
Peluang investasi yang mungkin:
•Pembangunan War Game Area
• Pembangunan losmen/villa
• Bumi perkemahan
• Pembangunan Gedung Pertemuan/Rapat
• Pembangunan Kolam Pemandian
• Pembangunan Kebun Binatang
• Lahan seluas ..17 Ha
• Core-center Taman Hutan Kota (THKT)
• Gerbang Utama
• Gerbang Belakang
• Gedung Promosi Produk Unggulan Daerah
• Kemudahan dalam Perizinan
• Pensinergian Program Daerah dengan THKT
• Iklim Investasi yang kondusif
Peluang investasi yang mungkin:
•Pembangunan War Game Area
• Pembangunan losmen/villa
• Bumi perkemahan
• Pembangunan Gedung Pertemuan/Rapat
• Pembangunan Kolam Pemandian
• Pembangunan Kebun Binatang
DERMAGA DANAU SINGKARAK
Lokasi yang dahulunya berfungsi sebagai dermaga perikanan, sekarang lebih cenderung dimanfaatkan sebagai tempat rekreasi dengan fasilitas yang telah ada kopel, pentas terbuka, taman, lapangan voli dan fasilitas lainnya.
Lokasi yang dahulunya berfungsi sebagai dermaga perikanan, sekarang lebih cenderung dimanfaatkan sebagai tempat rekreasi dengan fasilitas yang telah ada kopel, pentas terbuka, taman, lapangan voli dan fasilitas lainnya.
Peluang investasi
• Pengadaan sarana wisata danau seperti jet ski dan kapal ukuran besar
• Pengadaan even-even pagelaran kesenian
• Pengadaan sarana wisata danau seperti jet ski dan kapal ukuran besar
• Pengadaan even-even pagelaran kesenian
Dengan ciri khas Ikan Bilih yang hanya ada di danau ini, Danau Singkarak merupakan Danau terbesar di Sumatera Barat dengan luas 129,70 km2, terletak pada daerah Tras Sumatera High Way antara Bukittinggi dan Solok. Danau ini berjarak ± 15 Km dari Kota Solok atau ± 60 km dari Bukittinggi dan dari Kota Padang berjarak ± 86 km dengan kondisi jalan yang baik (jalan negara).
Untuk lebih baiknya pengelolaan dermaga ini, Pemda memberikan kesempatan bagi para investor untuk menanamkan modalnya dengan fasilitas antara lain:
•Lahan seluas ± 5 Ha
• Kemudahan Dalam Perizinan
Untuk lebih baiknya pengelolaan dermaga ini, Pemda memberikan kesempatan bagi para investor untuk menanamkan modalnya dengan fasilitas antara lain:
•Lahan seluas ± 5 Ha
• Kemudahan Dalam Perizinan
• Pengadaan even Wisata Daerah secara rutin
www.bappeda-kabsolok.com
Minggu, 29 Mei 2011
Tour de Singkarak Tempuh 760,3 Kilometer
Ia menjelaskan, rute tersebut dibagi dalam tujuh etape dan akan melewati 12 dari 19 kabupaten/kota yang ada di Sumbar. Untuk etepa satu, akan dilasanakan di Kota Padang, karena para pembalap akan melakukan sirkuit race sebanyak tujuh laps dengan total panjang race 85,4 kilometer.
Etape dua dimulai dari Kota Padang menuju Kota Pariaman dengan jarak tempuh 105 kilometer, di stage ini pembalap finish di Pantai Gondoriah Pariaman.
Etape tiga, Kota Pariaman-Kota Bukittinggi (120 kilometer). etape empat Kota Bukittinggi-Lembah Harau (59 kilometer), etape Kota Payakumbuh-Kota Sawahlunto (79 kilometer).
Sedangkan etape enam dibagi dengan dua stage yakni Stage VI A dan VI B, untuk stage VI A dari Kota Sawahlunto menuju Istano Basa Pagaruyung di Kabupaten Tanah Datar, panjang rute 94,6 kilometer dan stage VI B dari Istano Basa Pagaruyung menuju Kota Padang Panjang, panjang jalur 39 killometer.
Begitu juga dengan etepa tujuh dibagi menjadi dua stage yakni stage VII A dan VII B, untuk stage VIIA dari Kota Padang Panjang menuju Danau Kembar di Kabupaten Solok dan dilanjutkan stage VII B dari Danau Kembar menuju Danau Singakarak. Ia mengharapkan jalur yang dilalui para pembalap tersebut sudah mulus dan segala kerusakan jalan sudah selesai dua minggu sebelum iven itu dimulai. (Ant/OL-04)
Sumber : www.mediaindonesia.com
225 Pembalap Ikut Tour de Singkarak 2011
"Ada 225 pembalap yang berasal dari luar dan dalam negeri ikut berpartisipasi dalam TdS 2011 ini," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sumatera Barat Burhasman Bur di Padang, Jumat (20/5).
Ia menjelaskan, ke 225 pembalap tersebut tergabung dalam 15 tim dari luar negeri dan 10 tim dari Indonesia.
Dikatakannya, untuk tim luar negeri yang sudah memastikan ikut dalam TdS ke 3 ini yakni, Malaysia, Jepang, Australia, Belanda, Taiwan, China Taipei, Philipina, dan Iran.
Sementara itu, tim dalam negeri berasal dari Tim Araya Indonesia, Customs Cycling Klub, Polygon Sweet Nice, Putra Perjuangan, Tirta Cycling Team, BBC Pessel, United Bike Kencana, Nugens ISSI Jakarta, Pengprov ISSI Sumbar, Prima Utama, dan Prima Muda Indonesia.
Lebih lanjut Burhasman mengatakan, dibandingkan dengan penyelenggaraan TdS 2009 dan 2010, TdS 2011 disamping pesertanya lebih banyak, rute yang dilalui juga lebih panjang yakni 760,3 kilometer.
Selain itu, katanya, TdS 2011 ini kan melalui 12 dari 19 kabupaten/kota yang ada di Sumbar.
Dikatakannya, dari 12 daerah tersebut lima di antaranya Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Agam, Kabupaten Solok, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten 50 Kota.
Sementara tujuh Kota yang dilalui yakni Kota Padang, Kota Pariaman, Kota Bukittinggi, Kota Sawahlunto, Kota Solok, Kota Payokumbuh, dan Kota Padang Panjang.
Ia menjelaskan, pada penyelenggaraan TdS 2010 lalu hanya melibatkan 10 kabupaten/kota minus Kota Payakumbuh dan Kabupaten 50 Kota.
Ia mengharapkan, pada TdS 2011 ini semua daerah yang dilalui pembalap bisa menjadi tuan rumah, yang baik sehingga bisa menimbulkan kesan positif terhadap perserta dan pengunjung yang ingin menyaksikan even tahunan tersebut.
"Acara ini merupakan kesempatan Sumbar untuk bisa mempromosikan pariwisata Sumbar terhadap dunia luar, dan kedepan bisa meningkatkan kunjungan wisatawan ke Sumbar," katanya.(Ant/RIZ)
Sumber : Metrotvnews.com
Langganan:
Postingan (Atom)